Freeletics untuk Bakar Lemak dan Kalori, Kenali Gerakan serta Manfaatnya

Penulis -

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Freeletics. (Foto: AI Generate)

Ilustrasi Freeletics. (Foto: AI Generate)

Javanusa.com—Freeletics menjadi salah satu pilihan olahraga yang praktis bagi masyarakat perkotaan. Latihan ini mengandalkan berat badan sendiri sehingga dapat dilakukan di rumah, taman, maupun ruang terbuka tanpa banyak peralatan.

Olahraga freeletics juga menarik karena durasi latihannya relatif singkat. Dengan latihan sekitar 15 hingga 60 menit, tubuh dapat memperoleh stimulus untuk meningkatkan kebugaran sekaligus membantu mengurangi lemak dan kalori berlebih.

Apa Itu Olahraga Freeletics?

Freeletics mulai populer di Jerman pada 2003 sebelum dikenal di berbagai negara, termasuk Indonesia. Konsep utamanya sederhana, yakni menggunakan berat badan sebagai beban latihan.

Latihan dapat dilakukan sendiri maupun bersama kelompok. Tempatnya pun fleksibel, mulai dari rumah hingga taman dan fasilitas olahraga terbuka.

Durasi latihan biasanya berkisar 15 sampai 60 menit. Meski tergolong singkat, latihan dengan intensitas dan teknik yang tepat dapat memberikan manfaat bagi kebugaran tubuh.

Mengenal Gerakan dalam Freeletics

Freeletics memiliki beberapa pola latihan yang dapat disesuaikan dengan kemampuan peserta. Secara umum, latihan mencakup high intensity workout, training plans, dan kombinasi berbagai gerakan.

Beberapa gerakan yang umum digunakan antara lain push-up, sit-up, plank, leg lever, squat, jumping jack, dan burpees.

Dalam latihan ini, kualitas gerakan menjadi hal penting. Jumlah repetisi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan karena teknik yang benar membantu tubuh bekerja secara lebih efektif.

Sebagai contoh, latihan squat dapat dilakukan selama satu menit. Pemula mungkin hanya mampu menyelesaikan 10 repetisi, sedangkan orang yang sudah terlatih dapat mencapai jumlah yang lebih banyak.

Karena itu, peserta sebaiknya menyesuaikan intensitas latihan dengan kemampuan masing-masing. Freeletics menyediakan tantangan yang dapat berkembang dari tingkat pemula hingga tingkat mahir.

Burpees Melatih Banyak Kelompok Otot

Salah satu gerakan yang cukup menantang dalam freeletics adalah burpees. Gerakan ini menggabungkan beberapa pola latihan dalam satu rangkaian.

Baca Juga :  Pembekalan KKN-PPM Unes 2026, Maigus Nasir: Mahasiswa Harus Hadirkan Solusi bagi Masyarakat

Gerakan dimulai dengan posisi squat, kemudian tubuh bertumpu pada kedua tangan. Setelah itu, posisi dilanjutkan menjadi push-up, kembali ke posisi squat, lalu diakhiri dengan lompatan.

Rangkaian tersebut membuat burpees melibatkan sejumlah kelompok otot sekaligus. Lengan, dada, perut, paha, dan kaki ikut bekerja selama gerakan berlangsung.

Pengaturan napas juga perlu mendapat perhatian. Teknik pernapasan yang baik membantu peserta mempertahankan ritme latihan, terutama ketika melakukan gerakan dengan intensitas tinggi.

Manfaat Freeletics bagi Kebugaran

Seperti jenis olahraga lainnya, freeletics dapat memberikan sejumlah manfaat bagi kondisi fisik. Variasi gerakannya juga membuat latihan lebih dinamis sehingga peserta tidak mudah merasa bosan.

Jika dilakukan secara rutin dan sesuai kemampuan, freeletics dapat membantu meningkatkan kekuatan otot. Latihan ini juga mendukung kebugaran serta daya tahan jantung dan paru.

Selain itu, aktivitas fisik dengan intensitas cukup tinggi dapat membantu tubuh menggunakan energi lebih banyak. Dalam jangka panjang, latihan yang konsisten dapat mendukung upaya mengurangi lemak dan kalori berlebih.

Meski demikian, hasil latihan tetap dipengaruhi oleh intensitas, frekuensi olahraga, kondisi tubuh, serta pola makan. Teknik gerakan yang benar juga penting agar latihan berlangsung efektif dan aman.

Freeletics Bisa Dilakukan Tanpa Banyak Peralatan

Salah satu keunggulan freeletics terletak pada fleksibilitasnya. Peserta tidak harus menggunakan alat olahraga khusus karena sebagian besar gerakan memanfaatkan berat badan sendiri.

Kondisi tersebut membuat freeletics mudah diterapkan dalam rutinitas sehari-hari. Pemula dapat memulai dengan gerakan sederhana dan meningkatkan intensitas secara bertahap sesuai kemampuan tubuh.

Dengan kombinasi latihan yang tepat dan dilakukan secara konsisten, freeletics dapat menjadi salah satu pilihan untuk menjaga kebugaran sekaligus membantu mengontrol komposisi tubuh. (*)

Baca Juga :  Goa Kelelawar Padayo Berpotensi Jadi Wisata Edukasi, Pemko Padang Siapkan Jalur dan Akses Baru

Berita Terkait

Lem Gigi Palsu: Jangan Asal Pilih, Ini Cara Menggunakannya dengan Aman
Jerawat Pasir di Wajah Sulit Hilang? Ini 5 Cara Mengatasinya dengan Aman
Jantung Koroner: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Menurunkan Risikonya
Cacar Air pada Anak: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi dan Kapan Harus ke Dokter
Cara Membaca Hasil USG 4D Saat Hamil, Ini Istilah dan Angka yang Perlu Dipahami
Rutin Minum Jus Wortel, Apa Benar Bisa Menyehatkan Mata dan Kulit?
Toilet Jongkok atau Duduk, Mana yang Lebih Sehat? Ini Posisi yang Disarankan
Jangan Salah, Begini Cara Menghibur Orang Sedih agar Tidak Makin Tertekan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru