Pendidikan Vokasi Jadi Fondasi SDM Industri, Kemenperin Perkuat Link and Match dengan Dunia Usaha

Penulis -

Minggu, 26 April 2026 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan nota kesepahaman antara BPSDMI dengan MNC University (MNCU) pada Selasa (214). (Foto Kemenperin)

Penandatanganan nota kesepahaman antara BPSDMI dengan MNC University (MNCU) pada Selasa (214). (Foto Kemenperin)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat struktur industri manufaktur nasional dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Upaya ini dijalankan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI).

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan sektor manufaktur tetap menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, industri membutuhkan talenta kompeten dan siap bersaing.

“Penguatan pendidikan vokasi menjadi fondasi utama pembangunan SDM industri. Lulusan vokasi harus memiliki kompetensi tinggi agar mampu memenuhi kebutuhan pasar kerja domestik dan global,” ujar Agus di Jakarta, Minggu (26/4).

Kemenperin Dorong Link and Match Industri

Kemenperin terus mendorong keselarasan antara pendidikan dan kebutuhan industri melalui kerja sama strategis. Kolaborasi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan di dalam dan luar negeri.

Melalui BPSDMI, Kemenperin mengembangkan pendidikan vokasi industri pada 11 politeknik, dua akademi komunitas, dan sembilan SMK di berbagai daerah.

Selain itu, BPSDMI menandatangani nota kesepahaman dengan MNC University (MNCU) pada Selasa (21/4). Kerja sama ini mencakup pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kolaborasi Kampus dan Industri

Kepala BPSDMI Doddy Rahadi menegaskan perguruan tinggi berperan sebagai penggerak inovasi dan penyedia tenaga ahli bagi industri. Menurutnya, kerja sama ini menjadi komitmen bersama untuk memberikan kontribusi nyata.

MNC University merupakan perguruan tinggi milik MNC Group yang terintegrasi dengan industri. Kampus ini terhubung dengan 83 perusahaan dalam empat sektor usaha utama.

Rektor MNCU Dendi Pratama menjelaskan kerja sama meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kolaborasi ini juga meningkatkan kapasitas SDM melalui seminar, workshop, dan program pengembangan kompetensi.

“Kolaborasi ini membuka akses lebih luas bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman praktis melalui program magang di industri,” ujar Dendi.

Baca Juga :  Pemkab Dharmasraya Gandeng Kemenhub Tingkatkan SDM Transportasi, Buka Peluang Pendidikan Vokasi
Perluas Akses dan Daya Saing Lulusan

Kedua institusi juga akan menjalankan promosi bersama untuk meningkatkan visibilitas dan kontribusi dalam mencetak SDM unggul. Upaya ini diharapkan memperkuat daya saing lulusan di tingkat nasional dan global.

Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri (PPPVI) Wulan Aprilianti Permatasari menilai Kemenperin dan MNCU memiliki pengalaman kuat dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Ia menyebut Kemenperin unggul dalam pendidikan vokasi berbasis industri dan penelitian terapan. Sementara itu, MNCU menghadirkan pendekatan inovatif yang adaptif terhadap kebutuhan dunia usaha.

Pendaftaran JARVIS 2026 Dibuka

Kemenperin saat ini membuka pendaftaran siswa dan mahasiswa baru melalui Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS) Bersama 2026. Pendaftaran berlangsung hingga Mei 2026 melalui laman resmi Kemenperin.

Program ini diharapkan memperluas akses pendidikan vokasi sekaligus mencetak SDM industri yang kompeten dan berdaya saing global. (*/red)

Berita Terkait

Mahyeldi Dorong 740 Ribu UMKM Sumbar Perkuat Legalitas, Sertifikasi Halal, dan Akses Modal
Padang Bidik UCCN 2027, Fadly Amran Ajak Pelaku Usaha Gastronomi Perkuat Kolaborasi
Kejuaraan Panahan Berkuda Porprov Sumbar Dongkrak Omzet Pedagang Pantai Pasir Jambak
Perpres Perlindungan Ojol Terbit, Atur Kemitraan hingga Biaya Platform 8 Persen
Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan
Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Maigus Nasir Lepas 12 Atlet SOIna ke Pesonas II 2026, Berharap Bawa Pulang Medali

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Berita Terbaru