RAPBN 2027 Ekspansif, Presiden Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Penulis -

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo saat menyampaikan arah RAPBN 2027 dalam pidato kenegaraan di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo saat menyampaikan arah RAPBN 2027 dalam pidato kenegaraan di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Foto: BPMI Setpres)

Jakarta, Javanusa—Presiden Prabowo Subianto menetapkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6 persen pada 2027.

Pemerintah menyiapkan RAPBN 2027 dengan belanja negara Rp4.097,2 triliun untuk mendorong pertumbuhan sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Presiden, pemerintah perlu memperkuat sinergi antara kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, dan Danantara. Pemerintah juga akan mendorong transformasi ekonomi menuju kegiatan yang menghasilkan nilai tambah lebih tinggi.

“Sinergi kebijakan fiskal, moneter, sektor keuangan, dan Danantara harus bekerja sinergis dan makin solid. Transformasi ekonomi pada aktivitas ekonomi yang bernilai tambah tinggi harus terus diperkuat. Program-program unggulan harus berjalan efektif,” ucap Presiden saat menyampaikan arah RAPBN 2027 dalam pidato kenegaraan di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Presiden mengatakan pemerintah merancang anggaran secara ekspansif, terarah, terukur, dan kolaboratif. Selain itu, pemerintah akan memperkuat perlindungan sosial dan pemberdayaan UMKM. Dukungan bagi petani, nelayan, guru, serta pekerja rentan juga menjadi bagian dari arah kebijakan tersebut.

“Program perlindungan sosial harus andal. Pemberdayaan bagi UMKM harus terus digairahkan. Dukungan untuk petani, nelayan, guru, dan tenaga kerja yang rentan juga harus diperkuat,” lanjut Presiden.

Delapan program kerja menjadi fokus RAPBN 2027

Pemerintah mengarahkan RAPBN 2027 pada delapan program kerja prioritas nasional. Program tersebut mencakup kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, serta kesehatan.

Prioritas lainnya meliputi hilirisasi dan industrialisasi. Pemerintah juga memasukkan infrastruktur, perumahan, ketahanan bencana, penguatan ekonomi kerakyatan, pembangunan desa, dan penurunan kemiskinan.

“Delapan prioritas tersebut didukung oleh penguatan pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, percepatan digitalisasi, dan diplomasi ekonomi,” kata Presiden.

Belanja negara naik menjadi Rp4.097,2 triliun

Dari sisi fiskal, pemerintah merencanakan belanja negara sebesar Rp4.097,2 triliun pada 2027. Angka tersebut meningkat dibandingkan APBN 2026 yang mencapai Rp3.842,7 triliun.

Baca Juga :  Penumpang Kereta Api di Sumbar Tembus 8.181 Orang saat Libur Maulid Nabi 1448 H

Pendapatan negara diperkirakan mencapai Rp3.426 triliun. Sementara itu, pembiayaan direncanakan sebesar Rp671,2 triliun dengan defisit anggaran sebesar 2,40 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Pemerintah juga memasang sejumlah target ekonomi makro untuk 2027. Pertumbuhan ekonomi menjadi 6 persen, lebih tinggi dari target APBN 2026 sebesar 5,4 persen.

“Inflasi akan kita jaga pada kisaran 2,5 persen. Suku bunga SBN 10 tahun diperkirakan 6,9 persen. Nilai tukar rupiah kita berada pada kisaran 17.500 rupiah per satu dolar Amerika Serikat,” jelas Presiden.

Kemiskinan dan pengangguran ditargetkan turun

Selain pertumbuhan ekonomi, pemerintah menargetkan perbaikan sejumlah indikator kesejahteraan masyarakat. Tingkat kemiskinan ditargetkan turun menjadi 6,0 hingga 6,5 persen.

Tingkat pengangguran terbuka juga ditargetkan berada pada rentang 4,3 hingga 4,87 persen. Sementara itu, pemerintah menargetkan rasio gini membaik ke kisaran 0,362 hingga 0,367.

Presiden mengatakan pemerintah akan mengejar target tersebut melalui reformasi fiskal yang holistik dan konsisten. Langkah itu mencakup optimalisasi pendapatan, pencegahan kebocoran penerimaan, serta efisiensi belanja negara.

Pemerintah juga akan memperkuat perlindungan sosial agar lebih tepat sasaran. Pada saat yang sama, pemerintah menyiapkan skema pembiayaan yang inovatif dan berkelanjutan.

Presiden dorong masyarakat sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Presiden menilai kualitas data memiliki peran penting dalam penyusunan APBN. Menurutnya, kondisi makroekonomi turut menentukan perhitungan anggaran negara.

“Angka-angka APBN kita sangat bergantung dengan angka-angka makroekonomi kita. Angka-angka makroekonomi kita sangat bergantung dari kualitas data yang dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik kita,” kata Presiden.

Karena itu, Presiden mengajak masyarakat ikut menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Pemerintah menggunakan sensus tersebut untuk memperbarui data mengenai aktivitas ekonomi nasional.

Presiden meminta masyarakat mengisi formulir sensus secara jujur. Ia menegaskan data tersebut tidak bertujuan mengejar kekayaan atau pendapatan pribadi.

Baca Juga :  Pj Wako Padang Tinjau Persiapan Logistik Pilkada 2024

“Data yang dikumpulkan BPS dari sensus ekonomi tidak akan digunakan untuk mengejar kekayaan atau pendapatan pribadi yang dilaporkan. Data dari sensus ekonomi akan digunakan untuk kita bisa lebih tepat menyusun kebijakan dan anggaran,” lanjut Presiden. (*/BPMI Setpres)

Berita Terkait

Mahyeldi Dorong 740 Ribu UMKM Sumbar Perkuat Legalitas, Sertifikasi Halal, dan Akses Modal
Padang Bidik UCCN 2027, Fadly Amran Ajak Pelaku Usaha Gastronomi Perkuat Kolaborasi
Kejuaraan Panahan Berkuda Porprov Sumbar Dongkrak Omzet Pedagang Pantai Pasir Jambak
Perpres Perlindungan Ojol Terbit, Atur Kemitraan hingga Biaya Platform 8 Persen
Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan
Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru