Jangan Remehkan Jus Terong Belanda, Ini 10 Khasiatnya yang Jarang Diketahui

Penulis -

Senin, 6 Juli 2026 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jus terong Belanda. (Foto: AI Generate)

Ilustrasi jus terong Belanda. (Foto: AI Generate)

Javanusa.com—Jus terong belanda bukan sekadar minuman segar untuk melepas dahaga. Kandungan vitamin, mineral, dan antioksidan di dalamnya menjadikan minuman ini berpotensi membantu menjaga daya tahan tubuh, mendukung kesehatan jantung, hingga menurunkan risiko berbagai penyakit jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Terong belanda (Solanum betaceum) merupakan buah dari keluarga terung-terungan yang belum banyak dibudidayakan di Indonesia. Buah ini memiliki kulit berwarna merah dengan daging berwarna oranye kemerahan serta cita rasa asam yang menyegarkan.

Salah satu cara paling praktis menikmati buah ini adalah dengan mengolahnya menjadi jus. Selain rasanya khas, jus terong belanda juga menyimpan berbagai zat gizi penting.

Dalam setiap 100 gram terong belanda segar terkandung sekitar 52 kalori, 2,1 gram protein, 1,1 gram lemak, 8,6 gram karbohidrat, dan 1,4 gram serat.

Buah ini juga mengandung 16 miligram kalsium, 40 miligram fosfor, serta 1,1 miligram zat besi. Kandungan vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin C, serta antioksidan seperti flavonoid, antosianin, dan karotenoid turut melengkapi nilai gizinya.

Manfaat Jus Terong Belanda bagi Kesehatan

Berkat kandungan nutrisinya, jus terong belanda menawarkan sejumlah manfaat kesehatan jika dikonsumsi secara rutin dalam pola makan yang seimbang. Berikut manfaatnya.

1. Membantu meningkatkan daya tahan tubuh

Vitamin C berperan penting dalam mendukung sistem imun. Nutrisi ini membantu tubuh melawan infeksi sekaligus melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Dengan sistem kekebalan yang terjaga, tubuh menjadi lebih siap menghadapi berbagai penyakit.

2. Mendukung kesehatan jantung

Jus terong belanda mengandung flavonoid dan antosianin yang berpotensi membantu menjaga kesehatan pembuluh darah.

Kedua senyawa tersebut diketahui dapat membantu mengontrol tekanan darah sekaligus menjaga kadar trigliserida dan kolesterol tetap normal. Upaya ini menjadi bagian penting dalam menurunkan risiko penyakit jantung, bersama olahraga rutin dan pola makan sehat.

Baca Juga :  Dukung Program Smart Surau, Fadly Amran Terima Bantuan 369 Al-Quran dari Gebu Minang Jabar
3. Menjaga fungsi otak

Flavonoid dalam terong belanda juga berkontribusi terhadap kesehatan otak.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi makanan kaya flavonoid dapat membantu mengurangi peradangan saraf, meningkatkan aliran darah ke otak, serta mendukung konsentrasi dan daya ingat, terutama pada orang dewasa.

4. Mendukung performa otot

Kandungan zat besi membantu mengangkut oksigen ke seluruh jaringan tubuh, termasuk otot.

Pasokan oksigen yang memadai berperan dalam menjaga kekuatan, daya tahan, kecepatan, serta mempercepat pemulihan setelah aktivitas fisik.

5. Menjaga kesehatan mata

Karotenoid dalam jus terong belanda berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi mata dari paparan cahaya biru.

Perlindungan tersebut dapat membantu mengurangi risiko terjadinya degenerasi makula yang sering muncul seiring bertambahnya usia.

6. Membantu merawat kesehatan kulit

Vitamin C berkontribusi dalam menjaga kesehatan kulit dengan melindungi sel dari paparan radikal bebas dan sinar matahari.

Konsumsi makanan yang kaya vitamin C juga mendukung proses pembentukan kolagen sehingga kulit tetap sehat.

7. Membantu mengontrol kadar asam urat

Terong belanda termasuk buah yang relatif aman dikonsumsi penderita asam urat.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa asupan vitamin C secara rutin dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah sehingga berpotensi mengurangi risiko kekambuhan.

8. Membantu mencegah diabetes tipe 2

Antosianin dalam terong belanda diketahui dapat meningkatkan toleransi glukosa sehingga tubuh lebih baik dalam mengatur kadar gula darah.

Selain itu, buah ini memiliki indeks glikemik yang rendah sehingga tidak mudah memicu lonjakan gula darah.

9. Membantu mencegah anemia defisiensi besi

Zat besi merupakan komponen utama pembentukan hemoglobin yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Mengonsumsi makanan kaya zat besi, termasuk jus terong belanda, dapat membantu memenuhi kebutuhan mineral tersebut dan menurunkan risiko anemia defisiensi besi.

Baca Juga :  Sama-Sama Bernutrisi, Ini Perbedaan Kandungan Putih Telur dan Kuning Telur
10. Menurunkan risiko kanker

Vitamin C bersama flavonoid, antosianin, dan karotenoid bekerja sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Meski demikian, konsumsi jus terong belanda tidak dapat menggantikan pola hidup sehat maupun pengobatan medis. Pencegahan kanker tetap memerlukan pola makan bergizi, aktivitas fisik teratur, serta pemeriksaan kesehatan sesuai anjuran.

Cara Membuat Jus Terong Belanda

Membuat jus terong belanda cukup mudah dan dapat dilakukan di rumah. Pertama, siapkan buah terong belanda matang dan air dingin secukupnya. Cuci buah hingga bersih di bawah air mengalir, lalu belah menjadi dua dan kerok daging buahnya.

Masukkan daging buah bersama air dingin ke dalam blender, kemudian haluskan hingga tercampur rata. Setelah itu, jus siap disajikan.

Agar manfaatnya lebih optimal, hindari menambahkan gula pasir atau susu kental manis karena dapat meningkatkan kadar gula darah. Jika menginginkan rasa lebih manis, gunakan madu secukupnya.

Konsultasikan Jika Dikonsumsi untuk Tujuan Pengobatan

Jus terong belanda dapat menjadi pelengkap pola makan sehat, tetapi bukan pengganti terapi medis. Apabila ingin mengonsumsinya sebagai bagian dari penanganan kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Langkah ini penting untuk memastikan keamanannya sekaligus menentukan jumlah konsumsi yang sesuai dengan kondisi masing-masing. (*/red)

Berita Terkait

Menu Diet Seminggu: Contoh Pola Makan Sehat dan Fakta soal Target Turun 10 Kg
Bau Badan Tak Kunjung Hilang? Ini Cara Mengatasinya
Rambut Kering dan Kusam? Coba 6 Masker Rambut Alami Ini
7 Kebiasaan yang Membuat Seseorang Makin Menarik Seiring Bertambahnya Usia
Jangan Abaikan Gigi Ngilu, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Bau Badan Mengganggu? Ini 7 Cara Mengatasinya Tanpa Deodoran
10 Tanda Tubuh Butuh Istirahat, Jangan Abaikan Sinyalnya
Rekomendasi Menu Diet Sehat 30 Hari yang Mudah dan Praktis

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Cegah Korupsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Evi Yandri Tinjau SLB Negeri 1 Padang, Siap Perjuangkan Kebutuhan Sekolah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Muhidi Ungkap 3 Kunci Kesuksesan Siswa: Dengarkan Guru, Perbanyak Literasi, dan Perkuat Karakter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Guru PPPK Sumbar Didorong Jadi Agen Perubahan, Muhidi Tekankan SDM Unggul

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Gebyar Pajak Sumbar, Muhidi Dorong Warga Taat Bayar PKB untuk Perkuat Pembangunan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Solsel, Mario Syahjohan Minta UU TPKS Ditegakkan Solsel, Javanusa—Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah hukum Polres Solok Selatan (Solsel) mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Mario Syahjohan. Mario meminta seluruh pihak memperkuat pencegahan dan memastikan setiap laporan kekerasan mendapat penanganan sesuai ketentuan hukum. Menurutnya, dampak kekerasan tidak berhenti pada luka fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis dan masa depan korban. Sebagai putra daerah Solok Selatan, Mario menilai masyarakat perlu membangun lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak. Ia juga mengingatkan agar kasus kekerasan tidak dianggap sebagai persoalan keluarga yang dapat diselesaikan begitu saja melalui perdamaian. “Kekerasan seksual merupakan tindak pidana serius. Karena itu, setiap kasus harus ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Jangan sampai persoalan seperti ini dianggap sebagai persoalan biasa yang cukup diselesaikan dengan perdamaian semata,” tegas Mario, Jumat (2/10/2026). Mario Tekankan Penegakan UU TPKS Mario mengatakan aparat dan pihak terkait perlu menggunakan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual atau UU TPKS sebagai dasar penanganan. Undang-undang tersebut mencakup berbagai bentuk kekerasan seksual. Di antaranya pelecehan seksual nonfisik dan fisik, pemaksaan kontrasepsi, pemaksaan sterilisasi, pemaksaan perkawinan, penyiksaan seksual, eksploitasi seksual, perbudakan seksual hingga kekerasan seksual berbasis elektronik. Namun, Mario menegaskan penanganan perkara tidak cukup hanya mengejar pertanggungjawaban pelaku. Negara dan seluruh pihak terkait juga harus memastikan korban memperoleh perlindungan dan pendampingan. “Yang harus kita pikirkan bukan hanya bagaimana menghukum pelaku, tetapi juga bagaimana memastikan korban mendapatkan perlindungan, pendampingan, pemulihan, serta kesempatan untuk kembali menjalani kehidupan secara layak tanpa stigma,” ujarnya. Perdamaian Jangan Mengorbankan Hak Korban Mario turut mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan perdamaian sebagai jalan pintas dalam perkara kekerasan seksual. Terlebih jika korban merupakan anak, proses penyelesaian harus tetap mempertimbangkan keselamatan dan hak korban. Ia menilai tekanan untuk menjaga nama baik keluarga tidak boleh mengorbankan kepentingan anak. Korban juga tidak seharusnya menanggung beban untuk menyelesaikan persoalan yang dilakukan oleh orang dewasa. “Jangan sampai demi menjaga nama baik keluarga atau alasan lainnya, hak dan keselamatan korban justru dikorbankan. Anak adalah pihak yang harus kita lindungi, bukan pihak yang harus dibebani untuk menyelesaikan persoalan orang dewasa,” katanya. Selain itu, Mario meminta masyarakat berhati-hati terhadap pemberian uang atau imbalan yang berkaitan dengan upaya memengaruhi proses penegakan hukum. Menurutnya, penyelesaian setiap perkara harus berjalan dalam koridor peraturan perundang-undangan. Langkah tersebut penting untuk memastikan hak korban tetap terlindungi dan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Ancaman terhadap Anak Perlu Menjadi Evaluasi Mario juga menyoroti persoalan lain berupa ancaman pembunuhan dan tindakan penyerangan yang dilakukan orang dewasa hingga memasuki pekarangan rumah. Peristiwa tersebut menyasar anak dan pada akhirnya diselesaikan melalui jalan damai. Ia menilai kejadian seperti itu perlu menjadi bahan evaluasi bersama. Menurut Mario, lingkungan tempat anak tumbuh harus menghadirkan rasa aman, bukan ketakutan. “Ketika yang menjadi korban adalah anak, maka keselamatan dan masa depannya harus menjadi prioritas. Kita tidak ingin anak-anak tumbuh dalam ketakutan karena merasa lingkungan di sekitarnya tidak memberikan rasa aman,” ujarnya. Perlindungan Perempuan dan Anak Tanggung Jawab Bersama Mario yang telah dua periode menjadi Anggota DPRD Sumatera Barat menegaskan perlindungan perempuan dan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada keluarga atau sekolah. Pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dunia usaha, keluarga dan masyarakat memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang aman. “Keamanan dan perlindungan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Negara hadir untuk memberikan perlindungan, sementara masyarakat harus membangun lingkungan yang tidak memberikan ruang bagi kekerasan,” katanya. Karena itu, Mario mendorong Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat program pencegahan kekerasan. Edukasi masyarakat, pendampingan korban serta sistem pelaporan yang mudah diakses juga perlu diperkuat. Ia berharap sistem tersebut berjalan secara berkelanjutan. Dengan demikian, korban dan keluarga tidak merasa takut ketika hendak melaporkan kekerasan yang mereka alami. Dorong Solok Selatan Jadi Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak Mario berharap keberhasilan pembangunan Solok Selatan tidak hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Kemampuan daerah menciptakan ruang hidup yang aman bagi perempuan dan anak juga harus menjadi indikator penting. “Mari kita jadikan Solok Selatan bukan hanya daerah yang maju pembangunannya, tetapi juga kabupaten yang ramah, aman dan memberikan rasa nyaman bagi perempuan dan anak. Tidak boleh ada toleransi terhadap kekerasan, dan tidak boleh ada anak yang merasa sendirian ketika menghadapi kekerasan,” pungkasnya. Menurut Mario, cita-cita menjadikan Solok Selatan sebagai Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak membutuhkan komitmen lintas sektor. Penguatan keluarga, edukasi masyarakat, keberanian melapor, pendampingan korban dan penegakan hukum yang konsisten harus berjalan beriringan. “Melindungi perempuan dan anak bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi juga investasi moral untuk memastikan generasi Solok Selatan tumbuh dalam lingkungan yang aman, bermartabat dan penuh kasih,” tutup Mario Syahjohan. (*)

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Muhidi Dorong Sekolah Ramah Anak Perkuat Perlindungan dan Hak Pelajar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila di HUT ke-81 Sumbar

Berita Terbaru