Tak Sekadar Pelengkap Minuman, Ini 17 Manfaat Biji Selasih untuk Kesehatan

Penulis -

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi minuman biji selasih. (Foto: AI Generated)

Ilustrasi minuman biji selasih. (Foto: AI Generated)

Javanusa.com—Biji selasih bukan sekadar pelengkap es buah atau minuman manis. Biji dari tanaman Ocimum basilicum ini mengandung serat, mineral, lemak, serta senyawa fenolik yang membuatnya menarik sebagai bagian dari pola makan sehat.

Saat direndam dalam air, biji selasih membentuk lapisan gel atau lendir. Karakteristik tersebut berasal dari kandungan polisakarida pada permukaan biji dan menjadi salah satu alasan biji ini banyak digunakan dalam makanan dan minuman.

Biji selasih juga kerap disamakan dengan chia seed. Keduanya memang sama-sama mengandung serat dan lemak nabati, tetapi berasal dari tanaman yang berbeda.

Kandungan Nutrisi Biji Selasih

Komposisi nutrisi biji selasih dapat berbeda bergantung pada varietas dan kondisi budidayanya. Penelitian menunjukkan biji selasih mengandung protein, serat pangan, mineral, serta asam lemak seperti asam alfa-linolenat (ALA).

Kandungan serat larut dan polisakarida pada biji selasih juga menghasilkan tekstur seperti gel setelah terkena air. Sejumlah penelitian mengeksplorasi potensi komponen tersebut sebagai bahan pangan fungsional.

Dilansir dari KlikDokter, berikut sejumlah manfaat biji selasih yang telah diteliti atau dilaporkan dalam berbagai penelitian.

1. Membantu Memenuhi Kebutuhan Mineral

Biji selasih mengandung sejumlah mineral, termasuk kalsium dan magnesium. Kedua mineral tersebut berperan dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk kesehatan tulang dan fungsi otot.

Karena itu, biji selasih dapat menjadi salah satu sumber mineral dalam menu harian. Namun, kebutuhan mineral tetap sebaiknya dipenuhi melalui pola makan yang beragam.

2. Menjadi Sumber Zat Besi

Zat besi berperan penting dalam pembentukan hemoglobin dan sel darah merah. Biji selasih mengandung mineral tersebut sehingga dapat menjadi bagian dari sumber zat besi dari pangan nabati.

Meski demikian, jumlah zat besi yang diperoleh tetap bergantung pada porsi dan komposisi makanan secara keseluruhan.

3. Tinggi Serat

Salah satu keunggulan biji selasih terletak pada kandungan seratnya. Penelitian menunjukkan kadar serat biji selasih cukup tinggi, meski nilainya dapat berbeda antarvarietas.

Baca Juga :  Kabut Asap Bikin Tenggorokan Gatal? Ini Cara mengatasinya

Serat membantu menjaga fungsi saluran pencernaan. Asupan serat yang cukup juga berkaitan dengan rasa kenyang dan kesehatan metabolik.

4. Mendukung Kesehatan Usus

Biji selasih menghasilkan lendir kaya polisakarida ketika direndam. Komponen tersebut memiliki karakteristik serat larut dan menjadi perhatian dalam penelitian mengenai kesehatan saluran cerna.

Beberapa penelitian juga menemukan potensi prebiotik dari oligosakarida yang berasal dari lendir biji selasih. Namun, bukti pada manusia masih memerlukan penelitian lebih luas.

5. Membantu Memberikan Rasa Kenyang

Serat larut dapat menyerap air dan membentuk gel. Proses tersebut berpotensi memperlambat pengosongan lambung sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.

Karena itu, biji selasih dapat menjadi pelengkap menu bagi orang yang ingin meningkatkan asupan serat. Efek terhadap pengendalian nafsu makan tetap dipengaruhi pola makan dan kebutuhan energi masing-masing.

6. Berpotensi Membantu Mengontrol Gula Darah

Kandungan serat dan polisakarida pada biji selasih menjadi salah satu alasan bahan pangan ini diteliti dalam kaitannya dengan metabolisme glukosa.

Sejumlah penelitian menunjukkan potensi antidiabetes dari komponen biji selasih. Namun, bukti klinis pada manusia masih terbatas sehingga biji selasih tidak dapat menggantikan obat diabetes atau terapi yang diresepkan dokter.

7. Berpotensi Membantu Menjaga Kolesterol

Serat larut, termasuk komponen berbasis pektin, dapat memengaruhi metabolisme kolesterol. Penelitian mengenai biji selasih juga menemukan potensi terhadap profil lipid.

Namun, hasil penelitian belum cukup untuk menjadikan biji selasih sebagai terapi penurun kolesterol. Pola makan seimbang, aktivitas fisik, dan pengobatan tetap menjadi bagian utama pengelolaan kolesterol.

8. Mengandung Senyawa Antioksidan

Biji selasih mengandung berbagai senyawa fenolik dan flavonoid. Senyawa tersebut memiliki aktivitas antioksidan yang telah diamati dalam penelitian laboratorium.

Antioksidan membantu menangkal aktivitas radikal bebas dalam sistem biologis. Namun, aktivitas antioksidan pada penelitian laboratorium tidak otomatis berarti biji selasih dapat mencegah penyakit pada manusia.

9. Menyediakan Asam Lemak Omega-3 Nabati

Biji selasih mengandung asam alfa-linolenat atau ALA, salah satu jenis asam lemak omega-3 dari sumber nabati. Kandungannya dapat berbeda sesuai varietas dan komposisi minyak biji.

Baca Juga :  Bolehkah Pria Menggunakan Sabun Wajah Wanita? Ini Penjelasan Lengkap Ahlinya

ALA merupakan bagian dari pola makan yang dapat mendukung pemenuhan kebutuhan lemak esensial. Tubuh kemudian dapat mengubah sebagian ALA menjadi EPA dan DHA, meski tingkat konversinya terbatas.

10. Membantu Mengurangi Stres Oksidatif

Kandungan senyawa fenolik pada biji selasih menunjukkan aktivitas antioksidan dalam berbagai penelitian. Potensi tersebut membuat biji selasih banyak dikaji dalam konteks stres oksidatif.

Meski demikian, konsumsi biji selasih sebaiknya dipandang sebagai bagian dari pola makan sehat, bukan sebagai terapi khusus untuk mengatasi stres oksidatif.

11. Berpotensi Mendukung Kesehatan Hati

Sejumlah penelitian eksperimental menemukan aktivitas antioksidan dan efek biologis lain dari komponen tanaman selasih. Penelitian tersebut membuka peluang untuk mengembangkan kajian mengenai perlindungan hati.

Namun, bukti khusus mengenai manfaat konsumsi biji selasih pada manusia masih terbatas. Karena itu, klaim bahwa biji selasih dapat mencegah atau mengobati penyakit hati perlu disikapi secara hati-hati.

12. Berpotensi Mendukung Kesehatan Kulit

Senyawa antioksidan pada selasih membuat tanaman ini menarik dalam penelitian mengenai kesehatan kulit. Beberapa penelitian juga mengeksplorasi penggunaan ekstrak dan komponen selasih dalam bidang kosmetik.

Namun, belum ada bukti kuat bahwa mengoleskan campuran biji selasih dan minyak kelapa dapat meningkatkan produksi kolagen pada manusia. Penggunaan bahan alami pada kulit juga tetap berisiko menimbulkan iritasi atau alergi.

13. Memiliki Potensi dalam Menjaga Kesehatan Mental

Sejumlah penelitian terhadap tanaman Ocimum basilicum menemukan aktivitas biologis yang berkaitan dengan efek antioksidan dan antidepresan.

Akan tetapi, bukti tersebut belum cukup untuk menyimpulkan bahwa konsumsi biji selasih dapat mengatasi depresi atau gangguan kecemasan. Kondisi kesehatan mental tetap membutuhkan penanganan yang sesuai.

14. Memiliki Potensi Antiinflamasi

Biji dan komponen tanaman selasih mengandung berbagai senyawa bioaktif. Sejumlah penelitian menunjukkan aktivitas antiinflamasi dari Ocimum basilicum dan senyawa penyusunnya.

Temuan tersebut masih banyak berasal dari penelitian eksperimental. Efek konsumsi biji selasih terhadap peradangan pada manusia membutuhkan pembuktian lebih lanjut.

Baca Juga :  Indonesia Berduka, Ekonom Senior Kwik Kian Gie Tutup Usia
15. Memiliki Aktivitas Antimikroba

Ekstrak biji selasih menunjukkan aktivitas antimikroba dalam sejumlah penelitian laboratorium. Temuan tersebut menunjukkan adanya potensi senyawa aktif dalam biji untuk menghambat mikroorganisme tertentu.

Namun, hasil uji laboratorium tidak dapat langsung disamakan dengan kemampuan biji selasih mengobati infeksi pada manusia. Pengobatan infeksi tetap memerlukan diagnosis dan terapi medis yang tepat.

16. Secara Tradisional Digunakan untuk Keluhan Pencernaan

Biji selasih telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai keluhan, termasuk gangguan pencernaan, konstipasi, dan keluhan lambung.

Kandungan serat dan lendirnya memang memiliki karakteristik yang mendukung fungsi saluran pencernaan. Namun, bukti klinis untuk menjadikan biji selasih sebagai obat sakit maag masih terbatas.

17. Secara Tradisional Digunakan untuk Membantu Meredakan Batuk

Dalam pengobatan tradisional, biji selasih juga digunakan untuk berbagai keluhan, termasuk sakit tenggorokan dan batuk.

Beberapa aktivitas farmakologis tanaman selasih telah diteliti, tetapi bukti khusus mengenai efektivitas bijinya sebagai obat batuk masih belum memadai. Karena itu, manfaat tersebut sebaiknya dipandang sebagai penggunaan tradisional, bukan pengganti terapi medis.

Cara Mengonsumsi Biji Selasih

Biji selasih umumnya direndam terlebih dahulu dalam air hingga membentuk lapisan gel. Setelah itu, biji dapat dicampurkan ke dalam air, jus, puding, salad, atau makanan lain.

Perhatikan pula bahan tambahan yang digunakan. Minuman dengan banyak gula dapat meningkatkan asupan kalori sehingga mengurangi manfaat pola makan secara keseluruhan.

Selain itu, jangan mengonsumsi biji selasih dalam jumlah besar secara tiba-tiba. Kandungan seratnya cukup tinggi dan konsumsi serat yang meningkat cepat dapat menimbulkan kembung atau gangguan pencernaan pada sebagian orang.

Biji selasih memiliki kandungan gizi dan senyawa bioaktif yang menarik. Meski begitu, sebagian besar klaim kesehatan masih membutuhkan penelitian klinis yang lebih kuat sebelum dapat dianggap sebagai manfaat terapeutik. (*)

Berita Terkait

Lem Gigi Palsu: Jangan Asal Pilih, Ini Cara Menggunakannya dengan Aman
Jerawat Pasir di Wajah Sulit Hilang? Ini 5 Cara Mengatasinya dengan Aman
Jantung Koroner: Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Menurunkan Risikonya
Cacar Air pada Anak: Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi dan Kapan Harus ke Dokter
Cara Membaca Hasil USG 4D Saat Hamil, Ini Istilah dan Angka yang Perlu Dipahami
Rutin Minum Jus Wortel, Apa Benar Bisa Menyehatkan Mata dan Kulit?
Toilet Jongkok atau Duduk, Mana yang Lebih Sehat? Ini Posisi yang Disarankan
Jangan Salah, Begini Cara Menghibur Orang Sedih agar Tidak Makin Tertekan

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Gulat Sumbang Dua Emas, Pasbar Buka Perolehan Medali di Porprov XVI Sumbar 2026

Berita Terbaru

Mikel Arteta sepakat memperpanjang kontrak di Arsenal. (Foto: IG @mikelarteta)

Olahraga

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Okt 2026 - 08:06 WIB